Posisi Bercinta Tentukan Kehamilan?

http://www.tabloid-nakita.com. Banyak perempuan mencoba apa saja untuk bisa hamil, selama itu masuk akal dan aman dilakukan, termasuk posisi bercinta.

Sebenarnya, tak pernah ada penelitian dan bukti yang menyebutkan bahwa beberapa posisi bercinta lebih baik daripada teknik lainnya dalam urusan pembuahan (konsepsi). Namun begitu, anggapan yang banyak beredar di masyarakat patut dicoba selama tidak mengurangi nikmatnya proses bercinta dengan pasangan. Betul?

Posisi misionari
Posisi bercinta klasik ini sering kali dianggap yang terbaik untuk konsepsi. Banyak orang percaya, penetrasi yang dilakukan pasangan dari atas membantu sperma berenang lebih cepat menuju saluran telur (tuba falopi). Posisi misionari bisa jadi membosankan bila dilakukan terus-menerus. Untuk mengatasinya, Anda dan pasangan harus banyak berkreasi saat foreplay.

Doggy style
Ini adalah istilah populer untuk posisi bercinta dari belakang. Di sini, Anda berada dalam posisi berlutut, kemudian pasangan melakukan penetrasi dari belakang. Sebagian besar orang meyakini, posisi penis yang dekat dengan leher rahim saat berhubungan seks akan memudahkan sperma berenang menemui targetnya. Akan tetapi, jika posisi rahim Anda menekuk ke belakang (posisi rahim dan vagina membentuk huruf Q), sebaiknya Anda tidak bercinta dengan posisi ini karena bisa menimbulkan rasa sakit. Posisi rahim normal biasanya berada di atas vagina, yang kira-kira membentuk huruf “P”. Namun, jika Anda kesulitan bercinta dengan posisi misionaris, mungkin karena permasalahan berat badan, doggy style bisa jadi jalan keluarnya.

Woman on top
Saat bercinta, posisi Anda berada di atas tubuh pasangan. Secara fisika, laju sperma memang akan melawan gaya gravitasi. Inilah yang membuat banyak orang berpikir cairan itu akan terbuang saat ejakulasi. Sebaliknya, menurut para ahli teori ini kurang beralasan. Alasannya, saat ejakulasi sperma tersembur dengan cepat dan berenang dengan cukup gesit menuju saluran telur (tuba falopi). Mereka menambahkan, sesungguhnya posisi bercinta terbaik untuk konsepsi adalah posisi yang paling membuat nyaman pasangan perempuan. Sebagian besar perempuan mengaku, woman on top adalah gaya bercinta yang paling menyenangkan.

Posisi setelah bercinta
Sehabis berhubungan seks, letakkan bantal di bawah pinggul Anda kira-kira selama 20 menit. Teori ini dipercaya dapat membantu sperma berenang menuju rahim Anda. Sebenarnya, tak pernah ada studi yang meneliti apakah posisi setelah bercinta itu berdampak positif pada kehamilan. Akan tetapi, ada data yang menunjukkan, perempuan-perempuan yang menjalani program inseminasi buatan mengalami peningkatan keberhasilan pembuahan karena berbaring selama 15 menit setelah berhubungan seks. Berhasil atau tidak, pada dasarnya cara ini patut dicoba sebab tidak berbahaya. Asalkan, Anda tidak melakukan posisi yang agak ekstrem, contohnya sikap lilin. Alih-alih menguntungkan, cara itu malah bikin Anda tersiksa.

Trik seks terbaik
Sesungguhnya, posisi bercinta hanya menambahkan sedikit peluang dalam proses konsepsi. Cara terbaik memperbesar kemungkinan hamil adalah dengan melakukan perhitungan masa ovulasi yang tepat serta waktu dan frekuensi bercinta yang tepat. (Deasy Christina Siallagan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: