Diam-diam, Sarung Bantal Menyimpan Bahaya…

KOMPAS.com ā€” Memang, meskipun Anda sudah merawat kulit wajah sebelum tidur di malam hari, masih ada kemungkinan Anda bangun dengan bercak-bercak merah dan jerawat di wajah pada pagi harinya. Jika ini terjadi pada Anda, kemungkinan masalah ada pada sarung bantal yang Anda gunakan.

Anda tahu penyebabnya? Berikut ini beberapa penyebab sarung bantal bisa menyebabkan masalah pada kulit Anda:

Pertama, sarung bantal bisa menyimpan debu dan minyak dari tubuh Anda. Menurut Direktur dan pendiri The Center for Dermatology, Cosmetic & Laser Surgery, Dr David E Bank seperti dikutip di Huffington Post, sarung bantal bisa menjadi penyebab acne mechanica.

“Acne mechanica adalah tipe jerawat yang terjadi akibat material atau obyek menyentuh wajah Anda. Ketika sarung bantal Anda tidak dicuci atau diganti secara berkala, penumpukan kotoran dan minyak dari lingkungan dan dari kulit dan rambut yang menyentuh bantal ditransfer kembali ke kulit Anda. Hal ini mampu menutup pori-pori dan menyebabkan noda,” ujar Dr David E Bank.

Kedua, mungkin bukan material sarung bantal yang bermasalah dengan kulit Anda, tetapi kotoran di permukaannya. Dr Bank percaya bahwa bahan satin yang dipercaya sebagai penyebab jerawat belum tentu benar.

“Apa pun material sarung bantal Anda, jika tidak diganti secara berkala, maka kotoran, debu, dan keringat akan bertumpuk. Jika Anda menggunakan produk tebal pada rambut Anda ketika tidur, minyak dari rambut Anda akan bertahan pada permukaan sarung bantal dan mampu mentransfernya ke wajah Anda. Hal ini bisa terjadi meski sarung bantal Anda terbuat dari katun, sutra, atau satin,” ujarnya.

Ketiga, tidak semua orang memiliki jenis kulit yang sama. Jadi, efek satu sarung bantal terhadap satu orang akan berbeda dengan orang lainnya. Menurut pendiri dan President Control Corrective Skincare System Ellen Clark, “Jika Anda rentan terhadap jerawat, apakah itu disebabkan oleh hormon, genetika, stres, sarung bantal bisa memperburuk situasi yang sudah rentan dan menyebabkan mikro-iritasi”.
Sumber: http://www.huffingtonpost.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: