Ajari Anak Mengelola Uang

KOMPAS.com – Sejak kecil sebenarnya anak sudah bisa diajarkan mengenai uang, terutama kapan uang harus dibelanjakan dan ditabung. Dengan kata lain anak diajari cara mengelola uang. Cara mengenalkan pengelolaan uang tentu saja harus disesuaikan dengan usianya, tetapi anak usia 3 tahun ke atas pada umumnya sudah bisa memahami konsep uang dan pengelolaannya.

Untuk mulai mengajarkan anak mengatur keuangannya, bisa dimulai dengan cara-cara berikut:

1. Berikan mereka uang saku dalam jumlah tertentu
Pada anak yang sudah duduk di bangku sekolah dasar dan memiliki kemampuan matematika lebih baik, Anda sudah bisa memberikan mereka uang saku dalam batas tertentu. Ajari si kecil bagaimana membelanjakan uang sesuai kebutuhan, bukan hanya keinginan.

2. Buat anggaran sederhana
Anda dapat menjelaskan pada mereka mengenai anggaran keuangan dengan cara yang mudah. Misalnya, biasakan pada anak untuk menabung sisa uang harian mereka, sehingga mereka tahu bagaimana caranya berhemat dan membuang uang dengan tepat. Untuk mainan yang harganya mahal, misalnya, Anda dapat mengajaknya menabung uang sampai jumlah yang dikehendaki tercapai. Dengan demikian anak memahami perlunya membuat perencanaan.

3. Belajarlah untuk mengatakan tidak
Orangtua harus berani menolak permintaan anak sehingga tidak setiap rengekannya saat minta dibelikan sesuatu harus dipenuhi. Ajari anak bahwa setiap orang memiliki uang terbatas sehingga terkadang harus dikumpulkan dulu sampai nominal tertentu sebelum cukup untuk dibelanjakan.

4. Melalui aktivitas harian
Menghabiskan uang adalah kegiatan sehari-hari, karenanya gunakan aktivitas harian Anda untuk untuk mengajarkan anak-anak betapa pentingnya mengatur keuangan. Misalnya ajak anak berbelanja bulanan dan belilah barang-barang sesuai catatan yang dibuat. Atau, ajari anak tentang konsep uang sambil bermain pasar-pasaran.

5. Memberi contoh
Orangtua adalah contoh terdekat anak. Sama halnya dalam mengajarkan menabung atau mengelola uang, Anda juga harus disiplin diri untuk tidak membiasakan diri menghamburkan uang yang tidak perlu dan mencontohkan menabung uang.

Sumber: The Times of India
Penulis: K. Wahyu Utami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: