Lebih Nikmat Bercinta di Kamar Mandi

Rutinitas bercinta dengan suami bila dilakukan tanpa variasi akan menimbulkan rasa jenuh dan bosan. Padahal, hubungan dan komunikasi yang monoton dalam mahligai pernikahan sering kali memicu konflik, pertengkaran, dan salah paham.

Maka dari itu, jangan ragu untuk keluar dari “zona nyaman” bercinta dengan mencoba gaya, posisi, dan lokasi bercinta yang tidak biasa!

Menurut Joe Beam, konsultan seks dari Amerika Serikat, bercinta di kamar mandi di bawah pancuran bersama suami dapat memberikan banyak keuntungan terhadap kualitas hubungan Anda berdua. Tidak percaya? Ini uraiannya!

Air pancuran bak jemari yang memijat hangat
Derasnya air yang mengalir dari pancuran dan menyembur di atas kepala Anda dan suami, kemudian jatuh ke atas pundak, lalu meluncur turun ke arah punggung, perut dan kaki, ibarat pijatan yang meredakan ketegangan pada otot dan melancarkan peredaran darah akibat stres harian.

Bersih menyeluruh
Yang dimaksud dengan bersih “menyeluruh” di sini, selain Anda dan suami saling membersihkan tubuh masing-masing. Ternyata, kegiatan bercinta membantu memompa oksigen segar ke dalam tubuh. Hasilnya, darah mengalir lebih lancar, tubuh lebih segar, dan tentunya sinar wajah setelah bercinta membuat wajah semakin berbinar.

Dapat menjadi “krim anti-aging” alami dan murah meriah Momen “puncak” yang menyempurnakan sesi bercinta, menurut Beam, mampu mencegah terjadinya penuaan pada kulit karena sebenarnya orgasme bermanfaat untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Manfaat semakin terasa ketika “permainan” berlangsung di bawah siraman air dingin yang menyehatkan dan menyegarkan kulit Anda
Sumber: Intisari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: