Mau Diterima Kerja? Jangan Jelek-jelekan Kantor Lama

Liputan6.com, New York : Keinginan besar untuk memperoleh pekerjaan baru seringkali membuat para pelamar kerja lupa diri. Banyak calon pegawai yang tak ragu mejelek-jelekan kantor lamanya guna menguatkan motivasi dia saat mencari pekerjaan. Sayangnya, banyak pengusaha tak berminat merekrut calon pegawai dengan karakter seperti itu.

Seperti dilansir dari laman Business Insider, Rabu (13/11/2013), CEO Birchbox Katia Beauchamp adalah salah satunya. Dia mengaku dirinya tak akan pernah menerima calon pegawai yang membeberkan keburukan perusahaan lamanya saat sedang wawancara. Pemilik bisnis jual beli online ini mengatakan, dirinya lebih menyukai orang-orang yang bersikap positif.

“Jika mereka menggambarkan hal buruk dari pekerjaan lamanya, wawancara sebenarnya sudah selesai. Karena menurut saya, ini adalah pekerjaan mereka untuk membuat hidupnya lebih bahagia,” ungkap Beauchamp.

Menurut wanita yang mencapai kesuksesan di usia muda ini, seseorang yang tak mampu merasa bahagia dengan pekerjaan sebelumnya, akan sulit untuk menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan di perusahaan manapun. Menurut dia, untuk menikmati sebuah pekerjaan, bukanlah kantor yang menjadi persoalan, tapi bagaiman seseorang melakoni perannya di perusahaan.

“Jika dia tidak bisa menemukan apa yang disukainya di kantor lama, maka dia juga tak bisa menemukannya di sini (BirchBox),” tegas Beauchamp.

Pengusaha yang sukses menjual aksesoris dan komestik wanita secara online ini jauh lebih menyukai para calon pegawai yang banyak bersyukur. Pelamar kerja yang bersikap optimis dan berjanji akan bekerja sekuat tenaga berada dalam prioritas Beauchamp untuk direkrutnya.

“Kadang saya mencoba menakuti mereka tentang betapa sulitnya bekerja di sini, dan kani tidak memiliki buku instruksi menjalankan pekerjaan. Tapi selama calon pegawai yang datang berambisi dan bersikap positif selama wawancara, pintu masuk Birchbox terbuka untuk mereka,” tandasnya. (Sis/Ndw)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: