Diet Sayur Mentah Membuat Gairah Seks Susan Makin Menggelora

Liputan6.com, London : Mengonsumsi buah dan sayuran mentah setiap hari, ternyata tidak hanya bagus untuk menurunkan berat badan saja. Tapi ternyata, juga membuat kualitas seks Anda semakin membaik. Tidak percaya?

Susan Reynolds, pelaku Diet makanan mentah asal London yang kini berusia 29 tahun mengatakan, tidak hanya berat badan saja yang turun, wajah yang terlihat lebih muda 10 tahun juga bisa didapatkan. Bahkan lebih dari itu, ia juga merasakan selalu ada percikan gairah di kehidupan seksnya bersama sang suami tercinta.

Menurut Susan, apa yang dilakukan selama bertahun-tahun ini tidak hanya berbicara mengenai penampilan semata. Melainkan, ada banyak hal yang diperolehnya setelah ia sadar, bahwa Diet seperti ini memang sangat bagus untuknya.

“Setelah mengonsumsi makanan mentah, saya merasa jauh lebih berenergi. Saya bebas melakukan apa saja. Termasuk Kehidupan Seks saya yang semakin membaik,” kata Susan.

Contoh sederhana yang paling dirasakan untuk kehidupan seksnya adalah, awalnya Susan tidak mampu melayani pasangannya dalam waktu yang cukup lama ketika berhubungan seks. Pasangan masih ingin berlama-lama, tapi Susan sudah kelelahan, sehingga kegiatan menyenangkan itu tidak bertahan lama.

Tapi yang justru terjadi sekarang adalah, malah sebaliknya. Ketika waktu berhubungan seks, yang mampu bertahan lama justru Susan, sedangkan suaminya, mengalami sebaliknya.

Sebelum melakukan Diet jenis ini, Susan remaja sangat senang mengonsumsi makanan yang berasal McChicken Sandwich di McDonald. Tapi, semua berubah ketika ia tertarik dengan yoga pada usia 21 tahun selama perjalanan enam bulan ke India.

Setelah pulang ke rumah, Susan memutuskan menjadi vegetarian dan berlatih untuk menjadi guru yoga, sebelum melakukan berdiet dengan makanan mentah.

“Saya pergi makan ke sebuah Kafe Red Sugad di Edinburg, yang menyediakan makanan mentah,” kata Susan.

Saat itu, pemilik kafe menceritakan tentang masakan mentah. Dan sepulang dari kafe, Susan mulai membaca-baca dan memutuskan mencobanya.

“Perbedaan yang saya rasakan sungguh luar biasa, jadi saya melakukannya sejak saat itu. Saya tak makan makanan yang dimasak dalam tujuh tahun,” kata Susan dikutip Daily Mail, Sabtu (19/10/2013).
(Adt/Abd)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: